PENGANTAR KOMPUTASI MODERN (PKM)

Disusun oleh :
Nama : Angga Wahidin Nasution
NPM : 50416851
Kelas : 4IA09
Tugas : Pertama (1)
Dosen : DR. Siti Saidah, Skom. MMSI.
UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK
ATA 2019/2020
Kiat
membangun introspeksi diri
Disini saya akan mencoba menjelaskan kiat-kiat
saya tentang bagaimana saya membangun intropeksi diri, saya biasanya jika
mengalami suatu permasalahan biasanya saya menyendiri terlebih dahulu,
selanjutnya saya biasanya berkumpul atau meminta saran dengan orang-orang yang
saya anggap bisa memberikan solusi dengan kata lain saya harus mengetahui
kekuatan dan kelemahan diri saya apa yang menjadi sumber masalah dan bagaimana
cara mengatasinya, kebenaran saya anak yang sangat manja jadi saya apapun yang
terjadi saya selalu mendiskusikan masalah dengan orang tua, apalagi saya
seabagai mahasiswa rantau yang jauh dari orang tua, di setiap kesempatan ketika
malam saya selalu meneyempatkan menelpon karena saya sangat pamah dengan diri
saya sendiri, biasanya sehabis komunikasi dengan orang tua saya sedikit lega
dan lebih bersemangat.
Biasanya saya meminta umpan balik dan mendengarkan saran yang di berikan, namun
terkadang saya sadari saya orang yang mudah menerima saran yang di berikan saya
biasanya membandingkan beberapa saran dengan saran lainnya, saya sering
memilah-milah saran yang akan saya terapkan. Lagi dan lagi ini sebenarnya
kendala yang sering saya keluhkan karena untuk memilah-milah saran itu sangat
memakan waktu, mungkin kalua di bilang saya ini berwatak perfectionist dengan
berjalannya waktu saya pahami bahwa semua butuh proses, mungkin dengan semakin
cepat saya mengeluh maka akan semakin cepat juga kita mendapartkan saran.
Tentunya untuk menemukan jati diri yang
sesungguhnya saya selalu mekakukan apa yang lingkungan saya kerjakan sebagai
contoh saya di kosan berusaha mengerjakan hal-hal positif dengan teman
sekamar/teman kosan lainnya dengan begitu keterampilan saya di bidang lain ter
asah sehingga membatu saya dalam
pengambilan keputusan yang terbaik yang memainkan peran penting dalam
mengembangkan kesadaran diri saya. Saya sangat senang melakukan ini, untuk
sekedar bertemu dengan orang baru, melihat apa yang dia kerjakan, apa yang dia
lakukan di kala senggang, saya sangat sadar dengan seperti ini akan menambah
wawasan saya dan lebih mengenal diri saya sendiri karena tau apa yang harus
saya lakukan.
Saya sadari kadang saya sering terbawa emosi,
sehingga sangat berpengaruh untuk pengambilan keputusan saya kadang salah
langkah yang mengakibatkan masalah yang tadinya kecil lama kelamaan menjadi
masalah yang besar, biasanya saya dikala bosen, stack dan emosi tidak
terkontrol saya biasanya ber olahraga, saya kalo sedang tidak kuliah sering
lari-lari kecil di universitas Indonesia, untuk membakar lemak atau sekedar
membuat pikiran tenang, karena tubuh memang butuh asupan olahraga yang cukup,
saya sering sekali mengajak teman-teman saya berolahraga dikala waktu senggang.
Selanjutnya selain olah raga saya biasanya
menentukan tujuan-tujuan besar yang ingin saya tuju dalam beberapa tahun
kedepan, saya biasanya punya goal kecil sampai goal besar, saya membuat daftar
nya di buku lalu biasanya ketika goal-goal kecil itu sudah sampai ke waktu yang
saya targetkan saya bisanya menandai mana yang sudah tercapai, mana belum
terwujud, dan factor-faktor yang membuat hambatan terhadap tujuan yang ingin
saya capai, agar bisa menjadi modal untuk kedepannya, biasanya goal yang
berhasil saya pakai juga untuk mencapai goal yang lainya dengan kata lain saya
mencari formula terbaik.
Setelah membuat goal sealnjutya saya biasanya
membuat Batasan terhadap diri saya tentang mana yang harus saya wujudkan
terlebih dahulu, saya memprioritaskan tujuan berdasarkan waktu jadi apa yang
bisa saya lakukan nanti akan saya jadi goal besarnya karena moment itu tidak
bisa di ulangi saya memprioritaskan goal yang moment nya paling dekat terlebih
dahulu.
Yang tidak kalah pentingnya adalah saya itu
orang yang selalu menghitung kemungkinan yang ada, saya selalu mengukur
kemampuan saya dengan target yang akan saya capai, saya biasaya mencari ide
atau contoh dari orang-orang yang sudah berhasil, kebenaran saya sangat
berminat untuk terjun kedunia perdagangan, setiap hari di kala waktu luang saya
selalu menyempatkan untuk menonton chanel youtube christina lie, young on top,
arlie yang sangat menginpirasi saya banyak belajar dari mereka, saya mencoba
menerapkan kiat-kiat apa yang mereka lakukan, jujur saya termasuk orang yang
sering menonton cerita kegagalan-kegagalan pengusaha dari titik awal dia
memulai usah, cara mereka memasarkan produk, cara mereka bertahan di tengah
kerasnya pasar, dan cara mereka bersyukur dengan nikmat yang mereka dapat.
Saya sangat percaya dengan banyak mendengarkan
petuah, nasehat dari orang-orang sukses maka saya secara tidak langsung bisa
merasakan perjuangan mereka, saya orangnya tipe pendengar yang baik saya lebih
suka mendengarkan daripada berbicara, yang saya yakini pengalaman adalah guru
terbaik. Secara tidak langsung cara saya berbicara, cara saya berhadapan dengan
orang sedikit banyak nya mengikuti gaya mereka, sungguh ini sangat baik dalam
usaha saya dalam pengembangan diri, walaupun apa yang dilakukan mereka tidak
semuanya bisa saya terapkan karena kondisi dan keadanan mereka saat itu sangat
berbeda dengan apa yang terjadi saat ini.
Dalam pengembangan diri saya tidak bisa lepas
dari orang-orang yang berada di sekitar saya, sering kali saya mengobrol dengan
orang-orang dengan berbagai profesi, saya biasanya sering berbincang-bincang
dengan pedagang keliling maupun yang berdagang di toko, pertanyaan yang sering
saya tanyakan adalah seputar kisah awal mula mereka berdagang, cara mereka
bertahan di kala dagangan sepi, dan cara mereka menabung, karena salah satu
cita-cita saya adalah ingin jadi pengusaha, dan kebetulan di keluarga saya
tidak ada yang jadi pedagang, jadi pengalaman dari mereka sangat berharga bagi
saya.
Saya sangat suka juga mendengarkan sejarah
yang menceritakan kejayan, karena dengan mendengar cerita seperti itu membuat
motivasi tersendiri bagi saya, di dalam pikiran saya semakin banyak cerita
kesuksesan maka semakin banyak pula pengalaman orang lain yang bisa saya
terapkan di dalam kehidupan saya, ibaratnya jika cara yang di lakukan oarang a
gagal maka masih ada cara orang c, d, e dll. Seringkali saya menjadikan pencapaian
orang-orang di sekitar saya sebagai batasan untuk target yang akan saya kejar.
Selanjutnya
adalah cara saya yang saya lakukan untuk mengintropeksi diri yaitu dengan cara
menyendiri, selain mencari solusi lewat orang tua saya juga kadang
menyelesaikan masalah dengan cara menyendiri, biasanya yang saya lakukan adalah
mencari makanan yang saya sukai, lalu menonton film, di saat yang bersamaan
juga saya juga sering mematikan data seluler telepon saya agar tidak ada
gangguan dari notifikasi telepon, saya sering mengingat-ingat apa yang telan
terjadi, kenapa bisa terjadi, lalu apa tindakan yang harus saya ambil dalam
mengambil keputusan.
Dalam
mencari inspirasi saya kadang mempunyai tempat favorit, tempat yang saya maksud
adalah kamar mandi, saya merasa kamar mandi adalah tempat yang paling nyaman
untuk mencari inspirasi, memang terdengar aneh tetapi bagi sebagian orang yang
juga saya bertanya pada mereka, dan jawaban yang mereka berikan adalah sama,
mereka juga sering berlama-lama di kamar mandi.
Dari
beberapa intropeksi diri yang saya saya lakukan, saya menyadari bahwa bagi saya
kamar kost bukanlah tempat terbaik untuk belajar, rasa malas sering sekali muncul
ketika saya ingin melakukan hal produktif, saya lebih sering melakukan hal
produktif di kost teman-teman saya, biasanya saya mengerjakan di kamar kost
teman yang bernama jojo atau erik, karena saya sadar kalo di tempat orang lain saya
tidak bisa tidur-tiduran atau bermalas malasan dalam mengerjakan sesuatu, saya
sangat senang menceritakan ini karena selain sebagai tugas tulisan ini juga
yang membuat saya secara tidak langsung intropeksi diri.
EmoticonEmoticon