(Tulisan ) Kiat-kiat menumbuhkan semangat belajar dalam kondisi mewabahnya virus corona

PENGANTAR KOMPUTASI MODERN (PKM)








dsf



Disusun oleh :

Nama      : Angga Wahidin Nasution
NPM        : 50416851
Kelas       : 4IA09
Tugas      : Pertama (1)
Dosen     : DR. Siti Saidah, Skom. MMSI.


UNIVERSITAS GUNADARMA
DEPOK

ATA 2019/2020



2. Kiat-kiat “menumbuhkan semangat belajar dalam kondisi mewabahnya virus corona”
Disini saya akan mencoba menjelaskan kiat-kiat saya tentang bagaimana saya membangun semagat belajar dalam kondisi mewabahnya virus corona pertama-tama saya mulai dengan kasadaran diri dengan setiap hari bangun pagi seperti biasa, saya menganggap masih banyak yang harus di selesaikan seperti tugas-tugas softskill, lalu virtual class yang lain. Karena kalo menganggap ini adalah sebuah liburan maka saya hanya akan menghabiskan waktu dengan bermain-main saja.

           Selanjutnya saya menyiapkan kuota yang sangat banyak, saya mengisi paket dua operator yang berbeda karena di daerah saya internet masih belum merata dan saya selalu mempersiapkan powerbank dan mengisi sumberdaya laptop dikarenakan daerah rumah saya ini sangat sering terjadi mati lampu apalagi jika hendak turun hujan, saya juga sering minta di bangunkan pagi-pagi untuk olahraga. Diawal pulang semasa libur wabah corona ini saya mendownload software yang di butuhkan untuk melakukan praktikum labti karena saya ada tiga praktikum dan software yang di butuhkan banyak jadi saya menambah kuota. Tujuan saya agar praktikum yang saya ikuti dapat berjalan dengan lancar karena kalo praktikum tetapi tidak punya software nya maka praktikum yang saya ikuti akan sangat kurang nyaman diikuti.

Kegiatan selajutnya yang saya lakukan dalam membangun semangat adalah dengan cara membaca buku-buku yang menurut saya menarik terlebih dahulu dan di lanjutkan dengan buku-buku yang relevan dengan materi yang ada pada semester delapan ini, di tambah dengan foto-foto yang saya kumpulkan dari grub kelas, jujur saya lebih suka belajar dengan membaca materi yang ada di handphone karena menurut saya belajar di handpone lebih menarik dan fleksibel enak di baca sambal tiduran. Tentunya saya tetap menjalin komunikasi antara teman.

Biasanya saya mengerjakan tugas dengan cara menyicil, saya bisa di bilang orangnya perfecsionis saya kalo mengerjakan itu juga tergantung kemauan jadi saya kerjakan perlahan-lahan, seperti dimulai dengan pelajaran yang saya sukai terlebih dahulu dan saya memprioritaskan pelajaran yang ada batas waktu paling dekat. Agar tidak lupa biasanya saya memberikan daftar-daftar mana yang harus saya kerjakan terlebih dahulu dan daftar tersebut saya jadikan wallpaper hp saya.

Berikutnya yang saya lakukan adalah memberikan pemahaman kepada orang tua saya bahwa pembelajaran jarak jauh ini adalah pengganti pembelajaran secara langsung, agar ketika dalam mengerjakan tugas-tugas yang ada mendapat dukungan dari orangtua. Ini juga termasuk strategi saya agar ketika saya sudah mulai bermalas-malasan orang tua saya mengingatkan tentang pentingnya pembelajaran virtual sebagai penggangti pembelajaran secara langsung.

Selanjutnya saya sering berkomunikasi yang sangat bersemagat tujuan saya supaya semangat mereka menular ke saya, tentunya saya selalu merasa sehabis berkomunikasi saya merasa seperti mendapat semangat baru saya sangat sering melakukan komunikasi Bersama teman-teman beda kampus. Saya biasanya menanyakan tentang kegiatan apa yang sedang mereka lakukan lalu saya sering juga berdiskusi di luat topik belajar karena jika saya terus-terusan bertanya tentang pelajaran nanti teman-teman saya akan merasa bosan dan saya pun bisa juga jadi bosen akhirnya tidak bagus saya biasanya berbicara tentang tujuan kemana jika sudah lulus Bersama teman-teman.

Selanjutnya selain olah raga saya biasanya menentukan tujuan-tujuan besar yang ingin saya tuju dalam beberapa tahun kedepan, saya biasanya punya goal kecil sampai goal besar, saya membuat daftar nya di buku lalu biasanya ketika goal-goal kecil itu sudah sampai ke waktu yang saya targetkan saya bisanya menandai mana yang sudah tercapai, mana belum terwujud, dan factor-faktor yang membuat hambatan terhadap tujuan yang ingin saya capai, agar bisa menjadi modal untuk kedepannya, biasanya goal yang berhasil saya pakai juga untuk mencapai goal yang lainya dengan kata lain saya mencari formula terbaik.

Yang tidak kalah pentingnya adalah saya itu orang yang selalu menghitung kemungkinan yang ada, saya selalu mengukur kemampuan saya dengan target yang akan saya capai, saya biasaya mencari ide atau contoh dari orang-orang yang sudah berhasil, kebenaran saya sangat berminat untuk terjun kedunia perdagangan, setiap hari di kala waktu luang saya selalu menyempatkan untuk menonton chanel youtube christina lie, young on top, arlie yang sangat menginpirasi saya banyak belajar dari mereka, saya mencoba menerapkan kiat-kiat apa yang mereka lakukan, jujur saya termasuk orang yang sering menonton cerita kegagalan-kegagalan pengusaha dari titik awal dia memulai usah, cara mereka memasarkan produk, cara mereka bertahan di tengah kerasnya pasar, dan cara mereka bersyukur dengan nikmat yang mereka dapat.

          Selanjutnya yang saya lakukan adalah saya selalu membuat motivasi-motivasi baru karena yang sering saya rasakan saya mudah bosen dengan apa yang biasa saya lakukan dengan adanya motivasi-motivasi baru di harapkan seperti dengan mereview hasil pembelajaran yang sudah di capai mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah hingga pencapaian yang saya dapatkan tentunya saya merasa sangat perlu mengapresiasi apa yang sudah saya capai dengan selalu bersyukur dan berdoa selalu.

          Selain saya mempersiapkan diri untuk proses perkuliahan saya mempersiapkan diri dengan istirahat yang cukup, di saat wabah corona ini melanda tentunya istirahan dan berjemur juga penting agar belajar yang akan di jalankan tidak terganggu karena hal-hal yang tidak di inginkan, saya juga menjaga pola makan, dengan makanan yang hangat dan tidak memakan yang mentah.

          Saya sangat menekankan bahwa apa yang di lakukan semasa dirumah ini adalah semuanya saya lakukan dengan rasa tidak terpaksa, kalo dari awal sudah merasa terpaksa maka tidak akan menjalani dengan sebaik-baikny. Saya selalu menumbuhkan sugesti positif dan dengan cara yang menyenagkan. Seperti di selingi dengan menonton film di Netflix, youtube dan mendengarkan lagu. Saya rasa itulah beberapa hal positif yang saya terapkan dalam membangun semangat di kala wabah corona.


EmoticonEmoticon